Seperti danau purba yang kini telah berubah
Namun langitnya akan tetap sama..
Seperti dirimu yang kini banyak berubah
Namun cintaku akan tetap sama..
Tak usah banyak kata
Karena kadang mulut banyak berdusta
Serahkan saja semua ini
Kepada-Nya yang selalu bersaksi
Cerita di Bawah Langit Danau Purba
Categories
Tampilkan postingan dengan label My Words. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Words. Tampilkan semua postingan
Selasa, 02 Desember 2014
Senin, 01 Desember 2014
for the first day
Hallo firstday thanks to God we can meet again..
Although now first day, so different than firstday 1 month ago, until 10 month ago
Ahhh its okay.. im fine for the firstday rightnow
And i wait for firstday later...
Maybe can better.. or not..
Lets see and wait for next surprise from under of ancient lake's sky story
Although now first day, so different than firstday 1 month ago, until 10 month ago
Ahhh its okay.. im fine for the firstday rightnow
And i wait for firstday later...
Maybe can better.. or not..
Lets see and wait for next surprise from under of ancient lake's sky story
Sabtu, 29 November 2014
Ternyata Begini..
Lihat langit..
Lihat kau saksinyakan..
Bagaimana kesaksianmu kali ini?
Kau melihatnya tidak? Betapa tak acuhnya dia
Padaku kini
Apa yg hrs aku lakukan kini
jika suasana nya seperti ini?
Aku tak tahu lagi langit...
Aku akan menyerah saja pada takdir
Aku akan berdiam saja..
Menunggu kelanjutan cerita ini..
Cerita dibawah langit danau purba...
Sabtu, 22 November 2014
Sajak Semalam June 2014
Suara gemuruh di langit danau purba
Pecahkan kesunyian di malam tanpa bintang
Jam dinding yg berdetak konsisten, mnunjuk ke arah tengah malam
Mataku masih menatap layar
Pecahkan kesunyian di malam tanpa bintang
Jam dinding yg berdetak konsisten, mnunjuk ke arah tengah malam
Mataku masih menatap layar
Membuat sajak selamat malam
Ketika
Ketika danau purba menghembuskan angin malam
Ketika hati dirundung kegalauan
Ketika pikiran dijejali kebingungan..
Ketika mulut ingin menyeruakan teriakan yang tertahan
Ketika air mata tertahan disenyuman
Ketika tawa hanya sekedar pelampiasan
Satu yang aku butuhkan
Suatu energi yang disebut dengan cinta..
Cinta yang tulus seorang kekasih
Dan cinta dari sebuah persahabatan..
Ketika hati dirundung kegalauan
Ketika pikiran dijejali kebingungan..
Ketika mulut ingin menyeruakan teriakan yang tertahan
Ketika air mata tertahan disenyuman
Ketika tawa hanya sekedar pelampiasan
Satu yang aku butuhkan
Suatu energi yang disebut dengan cinta..
Cinta yang tulus seorang kekasih
Dan cinta dari sebuah persahabatan..
Terimakasih yang sesungguhnya Terimakasih
Judul ini bukan menjadi yang kedua dari judul sebelumnya.. Karena semua berbeda..
Tak ada yang sama.. "Terimaksih" yang pertama itu terungkap atas kekecewaan.. Terimakasih yang ini atas dasar cinta dan kebahagiaan..
Aku bahagia, aku senang, merasa mencintai dan dicintai
Terimakasih kamu sayangku.. Saat aku tenggelam dalam kesedihan kau hadir membuat kebahagiaan dan senyuman..
Kau yang kini selalu menjadi sandaranku, dan genggamanku..
"Tidur?" "Ngantuk?" Selalu itu yang kau tanyakan. Enggak kok yaang, aku merasa nyaman aja klo kaya gtu.. :)
Terimakasih, telah hadir.. Dan aku ingin, kau takan pergi.. Dan selalu disini.. Tetap bersamaku, tertawa bersamaku, diam bersamaku, menangis bersamaku, bersenang bersamaku, bersakit bersamaku.. Melewati waktu yang berharga ini bersamaku..
Terimakasih sayaangku telah mencintaiku, apa adanya aku.. Selalu diam dalam kehawatiranmu sebagai wujud sayangmu padaku..
Terimakasih sayangku yang selalu menjadi tempat curahan hatiku..
Terimakasih sayaangku, atas pembelajaran yg kau berikan secara tidak langsung, tentunya untuk kebaikanku kelak di masa yg akan datang
Terimakasih ya sayangku, karena kamu aku selalu bercermin melihat diriku, memperbaiki diri, mncari apa yang harus diperbaiki..
Terimakasih aku ucapkan tak henti2nya padamu..
Terimakasih telah singgah, dan untuk selamanya semoga....
Terimakasih Tuhan, pangeran yang kau kirimkan telah sampai.. Telah dapat membahagiakanku, membuatku tersenyum..dengan kaih sayang dan cintanya
Semogaa Tuhan, dia tak untuk singgah.. Namun memang untukku selamanyaa..
Terimakasih sayangkuu.. Jika kau memiliki do'a yang sama denganku.. Aamiin :*
Tak ada yang sama.. "Terimaksih" yang pertama itu terungkap atas kekecewaan.. Terimakasih yang ini atas dasar cinta dan kebahagiaan..
Aku bahagia, aku senang, merasa mencintai dan dicintai
Terimakasih kamu sayangku.. Saat aku tenggelam dalam kesedihan kau hadir membuat kebahagiaan dan senyuman..
Kau yang kini selalu menjadi sandaranku, dan genggamanku..
"Tidur?" "Ngantuk?" Selalu itu yang kau tanyakan. Enggak kok yaang, aku merasa nyaman aja klo kaya gtu.. :)
Terimakasih, telah hadir.. Dan aku ingin, kau takan pergi.. Dan selalu disini.. Tetap bersamaku, tertawa bersamaku, diam bersamaku, menangis bersamaku, bersenang bersamaku, bersakit bersamaku.. Melewati waktu yang berharga ini bersamaku..
Terimakasih sayaangku telah mencintaiku, apa adanya aku.. Selalu diam dalam kehawatiranmu sebagai wujud sayangmu padaku..
Terimakasih sayangku yang selalu menjadi tempat curahan hatiku..
Terimakasih sayaangku, atas pembelajaran yg kau berikan secara tidak langsung, tentunya untuk kebaikanku kelak di masa yg akan datang
Terimakasih ya sayangku, karena kamu aku selalu bercermin melihat diriku, memperbaiki diri, mncari apa yang harus diperbaiki..
Terimakasih aku ucapkan tak henti2nya padamu..
Terimakasih telah singgah, dan untuk selamanya semoga....
Terimakasih Tuhan, pangeran yang kau kirimkan telah sampai.. Telah dapat membahagiakanku, membuatku tersenyum..dengan kaih sayang dan cintanya
Semogaa Tuhan, dia tak untuk singgah.. Namun memang untukku selamanyaa..
Terimakasih sayangkuu.. Jika kau memiliki do'a yang sama denganku.. Aamiin :*
Hujan Kali Ini 9 June 2014
Demi
hujan yang membasahi wajah ini
Demi mentari yang masih ingin bersembunyi
dan pelangi yang menunggu reda hujan kali ini
demi dingin angin, selimuti raga ini
Dan demi diri yang menanti dan mencari pertolongan illahi
Untuk solusi atas apa yang terjadi
Tuhaan damaikanlah hatiku, tenangkanlah jiwaku, sehatkanlah ragaku,lancarkanlah usahaku dalam studiku..
Karena yang terbaik hanya Engkau yang tahu
Demi mentari yang masih ingin bersembunyi
dan pelangi yang menunggu reda hujan kali ini
demi dingin angin, selimuti raga ini
Dan demi diri yang menanti dan mencari pertolongan illahi
Untuk solusi atas apa yang terjadi
Tuhaan damaikanlah hatiku, tenangkanlah jiwaku, sehatkanlah ragaku,lancarkanlah usahaku dalam studiku..
Karena yang terbaik hanya Engkau yang tahu
Cerita dari Danau Purba
Danau
purba menjadi saksi
lagi
Saat
pengorbanan menjadi sia-sia
Saat
kenangan kini hanya cerita
Saat
yang terkasih kini tiada
Jika
ini hanya masalah
waktu
Aku
akan menunggu
Menunggu
disini hanya untukmu
Danau
purba?
Mau
kah engakau bersaksi kembali ?
Untuk
cerita selanjutnya
Cerita
yang lebih indah
Saat
kita kembali
Kembali
untuk merangkai kenangan indah lagi
Kembali
menyusun puzzle yang telah tersusun ini
Yang
kini sedang tergoyahkan
Kembali
berjalan beriringan dengan segala perbedaan
Kan
ku tunggu cerita selanjutnya dari danau purba
Langganan:
Postingan (Atom)