Sabtu, 02 Mei 2015

Pengertian Sejarah Kebudayaan

oleh Fidya Faridah K
Departemen Pendidikan Sejarah UPI
2014

Pengertian Sejarah
Menurut Edward Hallet Carr (dalam Ismaun 2005: 15) sejarah adalah suatu proses interaksi berkelanjutan antara sejarawan dengan fakta-fakta yang ada padanya, suatu dialog yang tiada henti antara masa lampau dan masa sekarang.
Menurut Henry Stelee Comagger (dalam Ismaun 2005: 16) sejarah merupakan rekaman keseluruhan tentang masa lampau (kesusastraan, hukum, bangunan, pranata sosial, agama, filsafat, dan semua yang teringat dalam memori manusia).
Sehingga sejarah dapat dikatakan sebagai peristiwa yang benar-benar terjadi mencakup segala aspek kehidupan manusia di masa lampau yang memiliki kesinambungan dengan masa sekarang.
Pengertian Kebudayaan
1.      Menurut Koentjaraningrat
Menurut Koentjaraningrat (2000:181) kebudayaan dengan kata dasar budaya berasal dari bahasa sangsakerta ”buddhayah”, yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti “budi” atau “akal”. Jadi Koentjaraningrat, mendefinisikan budaya sebagai “daya budi” yang berupa cipta, karsa dan rasa, sedangkan kebudayaan adalah hasil dari cipta, karsa dan rasa itu.
Sehingga kebudayaan juga dapat dikatakan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan  belajar (Koentjaraningrat, 1990 : 180).


2.      Menurut Prof. Harsoyo
Inti kebudayaan adalah:
1.      Kebudayaan yang terdapat di dalam masyarakat berbeda antara satu dengan yang lain.
2.      Kebudayaan itu dapat diteruskan dan diajarkan
3.      Kebudayaan itu dijabarkan dari komponen-komponen biologis, psikologis, sosiologis, dan eksistensi manusia.
4.      Kenudayaan itu berstruktur mempunyai cara atau aturan tertentu
5.      Kebudayaan terbagi dari berapa aspek-aspek baik sosial maupun psikologis
6.      Kebudayaan itu selalu bersifar dinamis dan berubah
7.      Nilai-nilai dalam kehidupan itu bersifat relatif antara masyarakat yang satu berbeda dengan masyarakat lainnya.

3.      Menurut Tylor
Menyatakan bahwa kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang didalamnya meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, adat istiadat, serta kesanggupan dan kebiasaan lainnya yang mempelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

4.       Menurut Ki hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara, menyatakan bahwa kebudayaan adalah buah dari manusia, yang merupakan hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, alam dan jaman (kodrat dan masyarakat) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di alam hidup dan penghidupannya guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya besipat tertib dan damai.

5.       Soedjatmoko, mengemukakan kebudayaan adalah penjelmaan manusia dalam penghadapannya dengan lingkungan alam dan sosialnya dengan ruang dimana ia hidup dan dalam penghadapannya dengan waktu, peluang dan pilihan, kesinambungan dan perubahan, serta sejarah (Soedjatmoko 1985).

Sehingga dapat dikatakan kebudayaan merupakan hasil cipta, karsa, dan rasa manusia dari segala aspek kehidupan manusia, dimana gagasan untuk menciptakan hasil tersebut sebagai penyesuaian dirinya terhadap lingkungan alam dan sosialnya.

Pengertian Sejarah Kebudayaan

Menurut Prof. Soekmono dalam bukunya Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia I (1973, 14), menyebutkan bahwa Sejarah Kebudayaan merupakan sejarah yang mempelajari mengenai kebudayaan-kebudayaan di waktu yang lampau dalam pertumbuhan dan perkembangannya dari masa ke masa baik berupa benda maupun peninggalan berupa harta kerohanian.

Dalam bukunya Sejarah Sebagai Ilmu  Prof. Ismaun memaparkan bahwa dalam kajiannya sejarah kebudayaan mencakup segala aspek perikehidupan dalam masyarakat manusia dari masa ke masa. Sehingga sejarah kebudayaan diartikan sejarah umum yang mengintegrasikan semua aspek itu yaitu politik, ekonomi, sosial, filsafat, agama, kesenian, dan lain-lain.
Sejarah kebudayaan dalam pengertian sejarah umum menganalisis gejala-gejala sejarah untuk memahami hubungan antara berbagai aspek:
1.      Melacak waktu suatu masa dalam sintesis kondisi-kondisi ekonomi, sosial, politik, dan lain-lain;
2.      Berusaha memahami peralihan dari suatu periode ke periode berikutnya;

Jadi jika dikaitkan pengertian kebudayaan yang telah diuraikan sebelumnya dengan hakikat sejarah sebagai suatu kesinambungan dan perubahan yang dilakukan manusia. Maka sejarah kebudayaan adalah perubahan hasil dari cipta, karsa dan rasa manusia dari masa ke masa. Perubahan penciptaan suatu kebudayaan yang dilakukan manusia adalah untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman.
Dimana kajian sejarah kebudayaan yaitu mengenai berbagai aspek kehidupan manusia karena semua aspek-aspek tersebut merupakan hasil karya, rasa, cipta manusia. Serta memahami bagaimana dan penyebab terjadinya peralihan atau pembentukan kebudayaan-kebudayaan yang berbeda-beda dari setiap zaman.





























Daftar Pustaka


Ahmad, Zhein. (2011) Teori Kebudayaan. [Online]. Tersedia di http://ayhie13.wordpress.com/culture/teori-kebudayaan/. [Diakses 7 September 2014]
Ismaun. (2005) Sejarah Sebagai Ilmu. Bandung: Historia Utama Press.
Ridwan, Muhammad. (2012) Pengertian Kebudayaan Menurut para Ahli Barat dan Indonesia. [Online]. Tersedia di http://senseleaf.blogspot.com/2012/03/pengertian-kebudayaan-menurut-para-ahli.html . [ Diakses 7 September 2014]
Satriya, I Gede Ida Selamet. (2012) PENGERTIAN KEBUDAYAAN. [Online]. Tersedia di http://kojingtechnolog.wordpress.com/2011/09/04/pengertian-kebudayaan/ [Diakses 7 September 2014].
Soekmono, R. (1973) Pengantar Sejarah Kebudayaan Jilid I. Yogyakarta: Kanisius



0 komentar:

Posting Komentar