oleh Fidya Faridah K
Departemen Pendidikan Sejarah UPI
2014
Pengertian
Sejarah
Menurut
Edward Hallet Carr (dalam Ismaun 2005: 15) sejarah adalah suatu proses
interaksi berkelanjutan antara sejarawan dengan fakta-fakta yang ada padanya,
suatu dialog yang tiada henti antara masa lampau dan masa sekarang.
Menurut
Henry Stelee Comagger (dalam Ismaun 2005: 16) sejarah merupakan rekaman
keseluruhan tentang masa lampau (kesusastraan, hukum, bangunan, pranata sosial,
agama, filsafat, dan semua yang teringat dalam memori manusia).
Sehingga
sejarah dapat dikatakan sebagai peristiwa yang benar-benar terjadi mencakup
segala aspek kehidupan manusia di masa lampau yang memiliki kesinambungan
dengan masa sekarang.
Pengertian
Kebudayaan
1. Menurut
Koentjaraningrat
Menurut
Koentjaraningrat (2000:181) kebudayaan dengan kata dasar budaya berasal dari
bahasa sangsakerta ”buddhayah”, yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti
“budi” atau “akal”. Jadi Koentjaraningrat, mendefinisikan budaya sebagai “daya
budi” yang berupa cipta, karsa dan rasa, sedangkan kebudayaan adalah hasil dari
cipta, karsa dan rasa itu.
Sehingga kebudayaan juga dapat
dikatakan sebagai keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia
dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan belajar (Koentjaraningrat, 1990 : 180).
2. Menurut Prof. Harsoyo
Inti kebudayaan adalah:
1. Kebudayaan yang terdapat di dalam
masyarakat berbeda antara satu dengan yang lain.
2. Kebudayaan itu dapat diteruskan dan
diajarkan
3. Kebudayaan itu dijabarkan dari
komponen-komponen biologis, psikologis, sosiologis, dan eksistensi manusia.
4. Kenudayaan itu berstruktur mempunyai
cara atau aturan tertentu
5. Kebudayaan terbagi dari berapa
aspek-aspek baik sosial maupun psikologis
6. Kebudayaan itu selalu bersifar
dinamis dan berubah
7. Nilai-nilai dalam kehidupan itu
bersifat relatif antara masyarakat yang satu berbeda dengan masyarakat lainnya.
3. Menurut Tylor
Menyatakan
bahwa kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks yang didalamnya meliputi
pengetahuan, kepercayaan, seni, kesusilaan, adat istiadat, serta kesanggupan
dan kebiasaan lainnya yang mempelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.
4. Menurut Ki hajar Dewantara
Ki
Hajar Dewantara, menyatakan bahwa kebudayaan adalah buah dari manusia, yang
merupakan hasil perjuangan manusia terhadap dua pengaruh kuat, alam dan jaman
(kodrat dan masyarakat) yang merupakan bukti kejayaan hidup manusia untuk
mengatasi berbagai rintangan dan kesukaran di alam hidup dan penghidupannya
guna mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang pada lahirnya besipat tertib dan
damai.
5. Soedjatmoko, mengemukakan kebudayaan adalah
penjelmaan manusia dalam penghadapannya dengan lingkungan alam dan sosialnya
dengan ruang dimana ia hidup dan dalam penghadapannya dengan waktu, peluang dan
pilihan, kesinambungan dan perubahan, serta sejarah (Soedjatmoko 1985).
Sehingga
dapat dikatakan kebudayaan merupakan hasil cipta, karsa, dan rasa manusia dari
segala aspek kehidupan manusia, dimana gagasan untuk menciptakan hasil tersebut
sebagai penyesuaian dirinya terhadap lingkungan alam dan sosialnya.
Pengertian
Sejarah Kebudayaan
Menurut Prof. Soekmono dalam bukunya
Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia I (1973, 14), menyebutkan bahwa Sejarah Kebudayaan
merupakan sejarah yang mempelajari mengenai kebudayaan-kebudayaan di waktu yang
lampau dalam pertumbuhan dan perkembangannya dari masa ke masa baik berupa
benda maupun peninggalan berupa harta kerohanian.
Dalam
bukunya Sejarah Sebagai Ilmu Prof. Ismaun memaparkan bahwa dalam kajiannya
sejarah kebudayaan mencakup segala aspek perikehidupan dalam masyarakat manusia
dari masa ke masa. Sehingga sejarah kebudayaan diartikan sejarah umum yang
mengintegrasikan semua aspek itu yaitu politik, ekonomi, sosial, filsafat,
agama, kesenian, dan lain-lain.
Sejarah
kebudayaan dalam pengertian sejarah umum menganalisis gejala-gejala sejarah
untuk memahami hubungan antara berbagai aspek:
1. Melacak
waktu suatu masa dalam sintesis kondisi-kondisi ekonomi, sosial, politik, dan
lain-lain;
2. Berusaha
memahami peralihan dari suatu periode ke periode berikutnya;
Jadi
jika dikaitkan pengertian kebudayaan yang telah diuraikan sebelumnya dengan
hakikat sejarah sebagai suatu kesinambungan dan perubahan yang dilakukan
manusia. Maka sejarah kebudayaan adalah perubahan hasil dari cipta, karsa dan
rasa manusia dari masa ke masa. Perubahan penciptaan suatu kebudayaan yang
dilakukan manusia adalah untuk menjawab kebutuhan dan tantangan zaman.
Dimana
kajian sejarah kebudayaan yaitu mengenai berbagai aspek kehidupan manusia
karena semua aspek-aspek tersebut merupakan hasil karya, rasa, cipta manusia.
Serta memahami bagaimana dan penyebab terjadinya peralihan atau pembentukan
kebudayaan-kebudayaan yang berbeda-beda dari setiap zaman.
Daftar Pustaka
Ahmad, Zhein.
(2011) Teori Kebudayaan. [Online]. Tersedia di http://ayhie13.wordpress.com/culture/teori-kebudayaan/. [Diakses 7
September 2014]
Ismaun. (2005) Sejarah Sebagai Ilmu. Bandung: Historia
Utama Press.
Ridwan,
Muhammad. (2012) Pengertian Kebudayaan
Menurut para Ahli Barat dan Indonesia. [Online]. Tersedia di http://senseleaf.blogspot.com/2012/03/pengertian-kebudayaan-menurut-para-ahli.html
. [ Diakses 7 September 2014]
Satriya, I Gede
Ida Selamet. (2012) PENGERTIAN KEBUDAYAAN.
[Online]. Tersedia di http://kojingtechnolog.wordpress.com/2011/09/04/pengertian-kebudayaan/
[Diakses 7 September 2014].
Soekmono, R.
(1973) Pengantar Sejarah Kebudayaan Jilid
I. Yogyakarta: Kanisius
0 komentar:
Posting Komentar