Minggu, 15 Februari 2015

Sajak tentang sejarah dan kehidupan



Sejarah adalah kehidupan..
Setiap yang hidup pasti bersejarah..
Sejarah adalah masa kini
Karena hidupmu kini dari sebuah sejarah
Yaitu kehidupanmu di masa lalu
Masa kini adalah sejarah
Kelak kau akan melangkah sedetik kemudian
Dan detik ini akan menjadi sejarah bagimu..
Dan sebutlah sejarah adalah masa depan
Buatlah detik-detik yang berharga kini yang akan menjadi sejarah di detik-detik berikutnya..
Begitulah terus sejarah
Begitulah terus kehidupan..
Hingga terhentinya kehidupan..
Kehidupan adalah Sejarah

Anggap saja aku fosil



Seperti lukisan lukisan tangan di AbrisSouche roche segala hal tentangmu
Tintanya alami begitu lama melekat puluhan sampai jutaan tahun bahkan ratusan tahun ataupun puluhan abad..
Walaupun dalam gelap namun masih tetap jelas terlihat..
Akulturasi kebudayaanku denganmu menjadikan aku yang sekarang ini
Yang entah bisa atau tidak menerima unsur budaya lain lagi.. atau aku harus menerapkan politik Sakoku?
Andaikan aku wayang
Seperti Gareng yang Nalagreng
Seperti Bagong yang Bagho
Hanyalah seorang dalang yaitu Dala yang aku butuhkan..
Anggap saja aku fosil..
Mungkin hanya sebuah fosil Cambrium pada zaman Paleozoikum
Bahkan mungkin dimatamu aku hanya Kjokken Modinger
Tapi kau ingat?
Bagaimana Koeningswald menggali kembali fosil-fosil Pithecantropus Arkaik, Dubois meneliti Pithecantropus Erectus, Teuku Jacob memperdebatkan Homo Soloensis..
Mereka melakukannya bukan tanpa kesungguhan, bukan tanpa alasan, bukan tanpa ketidakpastian, bukan tanpa perjuangan, dan bukan tanpa penuh interpretasi..
Terlepas dari dimana fosil itu ditemukan.. Pleistosen atas, Pleistosen tengah bahkan pleistosen bawah sekalipun..
Betapa berharganya fosil-fosil itu setelah berabad abad lamanya dikubur secara sengaja atau  terkubur secara alami.. hingga perlu dicari dan digali kembali..
Anggap saja cerita kita adalah sebuah folklore yang akan aku ceritakan kembali pada anak cucuku nanti
Entah sebagai mitos, legenda atau dongeng  belaka...
Dari terbentuknya danau purba hingga berubah menjadi kota..Kau tahu langitnyalah yang tetap sama..
Sebelum Kau berdiri disini hingga kau berdiri di sini di bawah langit ini.. Kau tahu langit ini masih sama..
Bahkan jika kau akan beranjak pergi dari bawah langit ini.. tentulah aku tentulah langit keduanya akan tetap sama..

Senin, 09 Februari 2015

Mungkin jasadmu telah tiada namun 
ruhmu masih ada dalam setiap jiwa bangsa indonesia
yang masih ingin peduli akan negeri 
yang ingin peduli akan tanah air
yang masih ingin menyunggingkan senyum ibu pertiwi..
pengorbananmu takkan sia-sia..
merugilah kami yang menyiakan..
semoga pesan-pesanmu akan terus ediingat dan membangkitkan semangat
kami tak ingin bangsa ini terpuruk lagi..

In memoriam 65th year RIP General R. Soedirman
29 Januari 2015

Cinta hanyalah fatamorgana

"Cinta hanyalah fatamorgana, tidak nyata!Sebuah keindahan dan harapan ditengah kesulitan dan kesusahan... dan wusssh seketika hilang saat kita telah lebih dekat dengannya"